Perkuat Literasi Digital Guru PAUD, PG PAUD Universitas Narotama Gelar Workshop Pembuatan Worksheet Berbasis Aplikasi
06 Agustus 2026, 11:46:50 Dilihat: 95x
Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG PAUD) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Narotama terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kompetensi pendidik di era digital. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui Workshop Pembuatan Lembar Kerja (Worksheet) PAUD Berbasis Aplikasi yang diselenggarakan secara daring pada Jumat (31/7/2026), dengan diikuti sekitar 100 guru PAUD dari berbagai daerah di Indonesia.
Kegiatan yang berlangsung selama kurang lebih dua jam ini menghadirkan narasumber Latipah, S.T., M.IT., dosen Fakultas Ilmu Komputer Universitas Narotama.
Workshop dirancang untuk membekali guru-guru PAUD dengan keterampilan menyusun lembar kerja peserta didik secara mandiri melalui pemanfaatan teknologi digital, sehingga mampu menghasilkan media pembelajaran yang kreatif, kontekstual, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik.
Kepala Program Studi PG PAUD Universitas Narotama, Varia Virdania Virdaus, S.Hum., M.A., menjelaskan bahwa workshop tersebut tidak hanya ditujukan bagi guru Kelompok Bermain (KB), tetapi juga guru Taman Kanak-kanak (TK) yang termasuk dalam jenjang Pendidikan Anak Usia Dini.
"Tujuan kegiatan ini adalah melatih guru-guru PAUD agar mampu membuat worksheet sendiri sesuai kebutuhan pembelajaran di sekolah. Selama ini banyak sekolah masih menggunakan lembar kerja yang dibeli, padahal guru sebenarnya dapat menyusun sendiri berdasarkan kreativitas, tema pembelajaran, maupun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Harian (RPPH) yang digunakan di sekolah masing-masing," ujarnya.
Menurut Varia, kemampuan menyusun worksheet secara mandiri memberikan berbagai manfaat, mulai dari efisiensi biaya hingga meningkatnya kreativitas guru dalam merancang media belajar. Guru dapat menyesuaikan materi dengan tema pembelajaran, seperti pengenalan angka, buah-buahan, kendaraan, maupun tema lainnya yang relevan dengan kurikulum dan karakteristik peserta didik.
Pada sesi workshop, peserta tidak hanya memperoleh pemahaman mengenai pentingnya worksheet dalam proses pembelajaran, tetapi juga langsung mengikuti praktik pembuatan worksheet menggunakan dua platform digital, yakni Canva dan ChatGPT. Narasumber mendemonstrasikan kelebihan masing-masing aplikasi, sehingga peserta dapat memilih pendekatan yang paling sesuai dengan kebutuhan mereka dalam menyusun media pembelajaran.
"Peserta diberikan pemahaman terlebih dahulu mengenai pentingnya worksheet bagi proses pembelajaran anak usia dini. Setelah itu mereka langsung praktik membuat worksheet menggunakan Canva maupun ChatGPT sesuai tema yang mereka inginkan. Dengan demikian, peserta tidak hanya memahami konsep, tetapi juga memperoleh pengalaman langsung dalam memanfaatkan teknologi digital," jelas Varia.
Antusiasme peserta terlihat sejak awal kegiatan. Sebagian besar mengikuti workshop secara penuh, aktif menyimak materi, hingga menyelesaikan sesi praktik. Bahkan, menurut Varia, terdapat peserta yang tetap mengikuti workshop di sela-sela aktivitas mengajar maupun pekerjaan lainnya karena tidak ingin melewatkan kesempatan belajar tersebut.
"Respons peserta sangat positif. Mereka mengikuti kegiatan dengan antusias dari awal hingga selesai. Setelah workshop berakhir, banyak peserta yang merasa senang dan langsung membagikan sertifikat kegiatan melalui media sosial mereka. Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan tersebut memberikan pengalaman belajar yang berkesan sekaligus bermanfaat," ungkapnya.
Melihat tingginya antusiasme peserta, Program Studi PG PAUD Universitas Narotama berencana menyelenggarakan workshop lanjutan secara daring dengan materi yang lebih spesifik. Apabila pada kegiatan kali ini peserta dikenalkan pada pemanfaatan Canva dan ChatGPT secara umum, maka pada kegiatan berikutnya akan difokuskan pada pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dan media digital tertentu dalam pengembangan media pembelajaran PAUD.
Lebih lanjut, Varia menjelaskan bahwa kegiatan ini juga sejalan dengan arah pengembangan kurikulum Program Studi PG PAUD Universitas Narotama. Ke depan, literasi digital akan menjadi salah satu kompetensi utama yang harus dimiliki mahasiswa sebagai calon pendidik anak usia dini.
"Kami sedang melakukan pengembangan kurikulum agar lulusan PG PAUD memiliki literasi digital yang kuat. Oleh karena itu, berbagai mata kuliah akan semakin menekankan pemanfaatan teknologi informasi, media digital, dan kecerdasan buatan dalam proses pembelajaran. Workshop seperti ini menjadi salah satu bentuk implementasi nyata dari materi yang dipelajari mahasiswa di perkuliahan," tuturnya.
Melalui berbagai program pengembangan kompetensi tersebut, Program Studi PG PAUD Universitas Narotama berharap dapat menjadi wadah bagi guru-guru PAUD di berbagai wilayah Indonesia untuk terus meningkatkan kemampuan profesional, khususnya dalam penguasaan teknologi digital.
Dengan demikian, lulusan PG PAUD Universitas Narotama tidak hanya menjadi pendidik yang profesional, tetapi juga memiliki kemampuan literasi digital yang adaptif dalam menghadapi tantangan pendidikan di era transformasi digital.